Dapatkan Kedalaman Makna Kehidupan
WA 081311649594

Ibu Sayang Kamu

“Ibu sayang kamu.”
Kalimat itu selalu terucap dari bibir Ibu setiap kali aku melakukan kesalahan. Tetapi sesudahnya, rotan di tangannya mendarat di betisku, membuat garis merah yang perih.

Ketika aku pulang terlambat dari bermain, Ibu menungguku di depan pintu. “Ibu sayang kamu, Nak. Karena itu Ibu harus mendidik kamu,” katanya sambil menjewer telingaku keras-keras. Aku menangis, tapi kalimat itu lagi-lagi diulang: “Ibu sayang kamu.”

Suatu hari aku memecahkan piring saat membantu di dapur. Suara pecahan itu langsung membuat wajah Ibu berubah tegang. “Ibu sayang kamu, tapi kamu harus belajar hati-hati.” Lalu tamparan mendarat di pipiku. Aku terdiam, bingung: apakah cinta itu selalu harus terasa sakit?

Setiap hukuman selalu dibungkus dengan kalimat yang sama. Saat aku tidak belajar dengan rajin, Ibu berkata: “Ibu sayang kamu, jangan sampai kamu jadi anak bodoh.” Lalu aku disuruh berdiri berjam-jam sambil memegang buku. Saat aku berkelahi dengan teman, Ibu menegaskan: “Ibu sayang kamu, karena itu Ibu tak mau kamu jadi anak nakal.” Lalu aku didera dengan sabuk.

“Ibu sayang kamu” menjadi kalimat yang kutakuti sekaligus kucari. Aku takut karena setelahnya selalu ada hukuman. Tapi aku mencarinya, karena hanya itu tanda bahwa Ibu masih mengingat aku dengan kasih.

Di malam hari, saat aku terlelap dengan sisa tangis yang belum kering, Ibu sering membetulkan selimutku. Pelan sekali kudengar ia berbisik di telingaku: “Ibu sayang kamu.” Suaranya lembut, berbeda jauh dari siang yang keras. Aku tak tahu, apakah hukuman yang ia beri adalah bentuk cinta, atau justru bayangan dari ketakutannya sendiri.

Kini, ketika aku mulai beranjak dewasa, pertanyaan itu selalu muncul di kepalaku:
👉 Apakah rasa sayang harus selalu dibarengi dengan hukuman setiap kali ada kesalahan?
👉 Tidak bisakah rasa sayang hadir dalam bimbingan yang sabar, atau pelukan yang menenangkan?

“Ibu sayang kamu,” katanya.
Dan aku pun bertanya dalam hati: apakah sayang itu semestinya membuatku takut, atau justru membuatku merasa aman?
WhatsApp Bagikan via WhatsApp
📚 Artikel Terbaru: